Minggu, 12 April 2015

Perubahan Sosial

Perubahan Sosial dan Kebudayaan



Perubahan sosial adalah Perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan termasuk nilai-nilai, sikap-sikap, dan pola-pola perilaku antar kelompok dalam masyarakat (Selo Soemardjan). Secara umum perubahan sosial adalah perubahan dalam masyarakat yang memengaruhi sistem sosial, nilai, sikap, dan pola perilaku
Ø  Unsur-unsur perubahan sosial, di antaranya :
  1. Interaksi sosial : Hubungan timbal balik antara individu-individu, kelompok-kelompok, individu-kelompok dalam kehidupan masyarakat.
  2. Lembaga-lembaga sosial : Lembaga yang memuat aturan-aturan pada kebutuhan pokok manusia dari segala tingkatannya. 
  3. Kelompok sosial : Pengelempokan manusia berdasarkan kepentingan tertentu
  4. Pelapisan (stratifikasi) sosial : Pengelompokan penduduk/ masyarakat berdasarkan tingkat sosialnya.
Ø  Bentuk-bentuk perubahan sosial menurut Soejono Sukanto, yaitu :
  • Evolusioner yaitu perubahan sosial dalam proses yang lambat tanpa disertai rencana. Contoh: evoulusi zaman modern. 
  • Revolusioner yaitu perubahan sosial dalam proses yang cepat dapat dilakukan dengan perencanaan maupun tidak dengan perencanaan.  Contoh: Perkembangan industri
  • Perubahan yang dikehendaki yaitu perubahan yang sudah direncanakan oleh pihak-pihak yang ingin melakukan perubahan. Contoh: KB (keluarga berencana)
  • Perubahan yang dipaksa/  tidak dikehendaki yaitu perubahan yang tidak dikehendaki masyarakat. Contoh: pembangunan gedung-gedung yang menyebabkan wilayah pemukiman menjadi sempit.
Perubahan kebudayaan adalah perubahan dalam sistem ide yang dimiliki bersama pada berbagai bidang kehidupan dalam masyarakat bersangkutan.
Ø  Unsur-unsur perubahan kebudayaan
  • Sistem peralatan hidup : Peralatan dan perlengkapan hidup manusia seperti perumahan, pakaian, alat-alat  rumah tangga, senjata, alat- alat produksi, dan transportasi.
  • Bahasa : Sarana komunikasi utama manusia untuk mengenal sesamanya. Bahasa meliputi bahasa lisan, dan bahasa tulis.
  • Sistem pengetahuan : Pengetahuan yang dimiliki masyarakat sangat terkait dengan pengalaman hidup yang dilalui masyarakat tersebut. Contohnya : perkembangan teknologi yang sering mengalami perubahan.
  • Sistem kemasyarakatan : Sistem kemasyarakatan sering berubah juga meliputi sistem perkawinan dan lain sebagainya.
  • Sistem ekonomi mata pencaharian : Sistem ekonomi mata pencaharian meliputi pertanian, pertenakan, perikanan dll. Sistem mata pencaharian masyarakat selalu berubah.
  • Sistem religi : Sistem yang dianut masyarakat yang telah mengalami perubahan, dulu masyarakat menganut animisme dan dinamisme. Akan tetapi sekarang banyak masyarakat telah menganut agama dan mempercayai adanya Tuhan
  • Kesenian : Kesenian meliputi seni tari, seni suara, seni lukis, seni pahat, seni musik dll. Bentuk seni telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu.
Ø  Bentuk-bentuk perubahan kebudayaan
·         Invasi
Masuknya unsur-unsur kebudayaan asing ke dalam kebudayaan setempat dengan cara peperangan/ penaklukan bangsa asing terhadap bangsa lain.
·         Difusi
Penyebaran unsur-unsur kebudayaan dari suatu tempat ke tempat lain, dari orang ke orang lain, dan dari masyarakat ke masyarakat lain. Contoh: masuknya budaya barat ke Indonesia yaitu pakaian yang fashion
·         Akulturasi
Masuknya budaya asing tetapi tidak menghilangkan budaya asli. Contoh: Bangunan rumah di daerah Kota, Jakarta Utara dan Juga Museum Fatahillah Jakarta merupakan wujud akulturasi dari kebudayaan yang dibawa oleh bangsa-bangsa Eropa ketika menjajah Indonesia. 
·         Asimilasi
Masuknya budaya asing dan mengakibatkan budaya asli menjadi hilang. Contoh: Orang tionghoa tinggal di Sumatra Utara dan mereak mempelajari bahasa dan budaya setempat.
·         Sinkretisme
Unsur-unsur lama bercampur dengan yang baru dan membentuk sebuah sistem baru. Contoh: Penggabungan antara Dua Agama/Aliran atau Lebih.
·         Milenarisme
Milenarisme adalah satu bentuk kebangkitan yang berusaha mengangkat golongan masyarakat bawah yang tertindas dan telah lama menderita dalam kedudukan sosial yang rendah.
Ø  Bentuk-bentuk perubahan “Sosial dan budaya” dalam masyarakat
·         Progress: Perubahan sosial yang membawa kemajuan bagi masyarakat bersangkutan. Progress terbagi menjadi dua, yaitu :
1.      Planned progress : Perubahan yang diperkiraan atau yang telah direncanakan sebelumnya oleh pihak-pihak yang hendak mengadakan perubahan dalam masyarakat.
2.      Unplanned progress : Perubahan yang berlangsung diluar kehendak dan pengawasan masyarakat.
·         Regres: Regres adalah perubahan sosial yang membawa kemunduran bagi masyarakat.
Ø  Faktor-faktor penyebab perubahan sosial dan budaya dalam masyarakat
·         Faktor Intern
a.       Bertambah/ berkurangnya penduduk
Bertambah/ berkurangnya penduduk menyebabkan terjadinya perubahan sosial baik didaerah yang ditinggalkan. Bertambahnya penduduk mengakibatkan perubahan struktur masyarakat pada lembaga-lembaga kemasyarakatan.
b.      Penemuan-penemuan baru
Inovasi merupakan suatu proses sosial dan kebudayaan besar yang terjadi dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama.
c.    Konflik (pertentangan) dalam masyarakat
Konflik berasal dari kata kerja latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik artinya suatu proses sosial antara dua orang atau lebih dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkan atau membuat tidak berdaya.
d.      Terjadi pemberontakan  dalam masyarakat
Pemberontakan atau revolusi pada suatu negara akan membawa perubahan sosial dan budaya masyarakatnya. Karena revolusi akan berpengaruh besar pada perubahan struktur masyarakat dan lembaga masyarakat mulai dari yang terkecil yaitu keluarga hingga sampai lembaga lembaga Negara. 
·         Faktor Extern
a.       Perubahan lingkungan alam
Lingkungan alam tidak selamanya tetap, tetapi mudah berubah. Terjadinya berbagai bencana alam, menyebabkan tempat tinggal masyarakat terganggu. Misalnya peristiwa tsunami di aceh.
b.      Peperangan
Peperangan dengan negara lain dapat menyebabkan terjadinya perubahan perubahan yang sangat besar baik pada lembaga kemasyarakatan maupun struktur masyarakat. Negara yang menang biasanya memaksa negara yang kalah untuk tunduk dan takluk menerima apa yang diinginkan oleh para pemenang, termasuk juga menerima kebudayaannya.
c.       Pengaruh perubahan lain
Adanya pengaruh dari masyarakat lain dapat menyebabkan terjadinya perubahan sosial dan budayanya hubungan yang dilakukan secara fisik antara dua masyarakat. Misalnya orang indonesia pada akhir akhir ini banyak yang menggunakan pakaian ala orang barat. 
Ø  Faktor-faktor perubahan sosial budaya
·         Faktor pendorong
a.       Kontak dengan kebudayaan lain
Kontak dengan kebudayaan lain akan mendorong terjadinya perubahan, karena unsur-unsur kebudayaan tersebut akan saling menyebar dari masyarakat satu ke masyarakat lainnya.
b.      Sistem pendidikan formal yang maju
Pendidikan mengajarkan manusia untuk berfikir secara objektif, yang akan dapat memberikan kemampuan baginya untuk menilai apakah kebudayaan masyarakatnya akan dapat memenuhi kebutuhan xaman atau tidak
c.       Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan untuk maju
Masyarakat akan memberikan pendorong bagi usaha usaha untuk mengadakan penemuan penemuan baru apabila memiliki sikap menghargai hasil karya orang lain dan memiliki kemauan untuk maju 
d.      Toleransi terhadap perbuatan – perbuatan yang menyimpang (devition) yang bukan merupakan delik
Artinya apabila masyarakat menerima suatu bentuk tindakan yang berbeda dari kebiasaan masyarakat yang perbuatan tersebut bukan berupa kejahatan
e.       Sistem terbuka dalam lapisan-lapisan masyarakat (open stratification)
Sistem yang terbuka memungkinkan adanya gerak sosial vertikal yang luas yang berarti memberi kesempatan bagi orang-perorangan untuk maju atas dasar kemampuan-kemampuannya.
f.       Penduduk yang heterogen
Masyarakat masyarakat yang terdiri dari kelompok kelompok sosial yang mempunyai latar belakang, kebudayaan yang berbeda, ras yang berbeda, ideologi yang berbeda dst, mempermudah terjadinya pertentangan pertentangan yang menyebabkan kegoncangan-kegoncangan.
g.      Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu
Keadaan ini apabila telah terjadi dalam waktu lama, serta masyakarat mengalami tekanan-tekanan dan kekecewaan, dapat menyebabkan timbulnya suatu revolusi dalam masyarakat tersebut.
·         Faktor Penghambat
a.       Kurangnya hubungan dengan masyarakat-masyarakat lain
b.      Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat
c.       Sikap masyarakat yang sangat tradisional
d.      Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam sangat kuat (vested interests)
e.       Rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integrasi kebudayaan
f.       Prasangka terhadap hal-hal yang baru atau asing atau sikap yang tertutup
g.      Hambatan-hambatan yang bersifat ideologis
h.      Adat atau kebiasaan
i.        Nilai bahwa hidup ini pada hakikatnya buruk dan tak mungkin/sulit diperbaiki
Ø  Dampak perubahan sosial budaya
  • Dampak Positif
a.       Semakin rekatnya integrasi dalam masyarakat. Hal ini terjadi apabila masyarakat bijaksana dalam menyikapi perubahan yang ada. Dengan sikap yang bijaksana perubahan sosial tidak menimbulkan konflik.
b.      Dapat mengadopsi unsur-unsur kebudayaan dari masyarakat luar, sebagai sumber penambah kekayaan budaya suatu masyarakat. Unsur-unsur budaya yang diadopsi adalah unsur budaya yang mudah diterima oleh masyarakat.
c.       Dapat mengubah pandangan masyarakat yang kurang sesuai dengan perkembangan zaman. Dampak ini khususnya dirasakan manusia oleh masyarakat yang primitif dan terisolir.
d.      Terjadinya moderenisasi di berbagai bidang. Dengan moderenisasi dapat meningkatkan taraf kehidupan masyarakat di berbagai bidang, yaitu sosial, budaya, ekonomi, politik, dll.
·         Dampak Negatif

a.       Terjadinya ketertinggalan budaya (cultural lag)
Cultural lag yaitu suatu keadaan dimana terjadi unsur-unsur kebudayaan tertentu yang tertinggal perkembangannya ditengah berbagai kemajuan unsur kebudayaan yang lain
b.      Terjadinya diorganisasi social.
Di organisasi sosial adalah suatu keadaan dimana tidak ada keserasian pada bagian-bagian dari suatu kebulatan.disorganisasi dapat diketahui, dari suatu organisasi dapat berfungsi dengan baik atau tidak. Perwujudan disorganisasi yang nyata adalah timbulnya masalah social.
c.       Menurunnya rasa solidaritas sosial, gotong royong, tenggang rasam toleransi, dll.
d.      Munculnya berbagai demonstrasi, kenakalan remaja, meningkatnya angka kriminalitas dan pergolakan diberbagai daerah.
Ø  Contoh perubahan sosial dan kebudayaan, antara lain :
1.      Cara Berkomunikasi
Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi merubah cara kita dalam berkomunikasi. Dulu komunikasi dilakukan dengan surat-menyurat, tetapi saat ini dilakuan dengan sms atau e-mail. Dulu juga ada yang namanya telegram dan telegraf, akan tetapi saat ini perannya digantikan dengan telepon, handphone, dan jejaring sosial. Ini membuktikan bahwa perkembangan teknologi dapat menyebabkan perubahan budaya dimasyarakat.
2.      Cara Berpakaian
Cara masyarakat kita berpakaian tidak lepas dari globalisasi dan modernisasi di Indonesia. Dulu, orang-orang kita bangga mengenakan pakaian adat dari daerah masing-masing. Tetapi, saat ini rasanya hal itu sangat sulit dijumpai kecuali kalau ada acara-acara adat. Cara berpakaian dipengaruhi dari informasi-informasi yang didapatkan dari berbagai media seperti Tv dan Internet. Saat ini, cara berpakaian sebagian masyarakat banyak dipengaruhi oleh budaya barat.
3.      Gaya Hidup
Salah satu perubahan sosial budaya yang terjadi didalam masyarakat Indonesia adalah gaya hidup atau lifestyle. Sebagian masyarakat menerapkan gaya hidup yang baik didalam kehidupannya seperti menjadi vegetarian, workaholic, dll. Tetapi ada juga sebagian masyarakat yang terjerumus kedalam lifestyle yang tidak baik yang tentu tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia seperti narkoba dan pergaulan bebas.
4.      Westernisasi (Kebarat-baratan)
Tidak sedikit budaya barat yang masuk ke Indonesia, contohnya adalah perayaan hati valentine dan halloween. Meskipun kedua budaya tersebut bukan budaya asli indonesia, akan tetapi tidak sedikit masyarakat Indonesia yang melestarikan budaya tersebut. Banyak masyarakat Indonesia yang menyatakan bahwa budaya asing jauh lebih menarik ketimbang budaya kita sendiri, hal ini yang menyebabkan interest kepada budaya lokal semakin menurun.
5.      Emansipasi Wanita
Salah satu bentuk perubahan sosial budaya yang terjadi dimasyarakat Indonesia adalah emansipasi wanita, artinya wanita memiliki derajat yang sama dengan pria. Dulu kita jarang sekali melihat wanita yang menjadi pimpinan, bahkan ada kalimat orang tua yang menyatakan bahwa kehidupan wanita adalah disekitar dapur, sumur, dan kasur. Saat ini tentu berbeda, banyak wanita yang menjabat peran penting dinegeri ini seperti anggota parlemen, pimpinan perusahaan, dll.
6.      Masyarakat Semakin Kritis
Perkembangan informasi dan komunikasi membuat akses terhadap informasi semakin mudah. Informasi tersebut bisa didapatkan dari berbagai media komunikasi, seperti koran, televisi, internet, dll. Hal tersebut membuat masyarakat kita semakin cerdas dan kritis, contohnya adalah masyarakat selalu mengomentari kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah untuk negeri ini, terlebih jika kebijakan tersebut tidak populis dimata rakyat.
7.      Hilangnya Permainan Tradisional
Saat ini, kita akan sulit untuk menemukan permainan tradisional seperti gasing atau congklak. Kalaupun ada, pasti dimainkannya didaerah-daerah terpencil seperti pedesaan. Padahal permainan itu sangat populer pada masanya, dan merupakan permainan asli Indonesia. Sekarang perannya sudah diganti dengan permainan modern seperti Playstation, Xbox, Wii, dan lain-lain. Nampaknya permainan modern jauh lebih menarik ketimbang permainan tradisional.
8.      Pudarnya Minat Kepada Alat-alat Musik Tradisional
Minat masyarakat terhadap alat-alat musik tradisional seperti angklung, gamelan dan lainnya semakin berkurang. kalaupun ada itu hanya sebagian kecil masyarakat yang peduli dan tergerak hatinya untuk melestarikan alat-alat musik tradisional. Sekarang banyak masyarakat yang cenderung menyukai alat-alat. musik modern seperti gitar, piano, drum dan lainnya. Jika hal ini tidak segera diantisipasi, bukan tidak mungkin alat-alat musik tradisional kita akan hilang.
9.      Tergerusnya Kebudayaan Indonesia
Bentuk lain perubahan sosial budaya di Indonesia adalah tergerusnya budaya asli Indonesia. Perlu diketahui bersama bahwa tidak sedikit dari kebudayaan kita yang sudah mulai punah. Meskipun demikian, banyak masyarakat Indonesia yang lebih berminat dengan budaya asing yang masuk ke Indonesia seperti break dance, beat box, dan lainnya. Ini sangat mengkhawatirkan dan perlu segera perlu segera ditindaklanjuti bersama.
10.  Penggunaan Bahasa Daerah Semakin Jarang
Contoh perubahan sosial budaya lainnya adalah penggunaan bahasa daerah yang sudah semakin jarang. Kita tahu bersama, ada banyak bahasa daerah di Indonesia ini (lebih dari 100 bahasa daerah). Akan tetapi saat ini banyak masyarakat yang cenderung menggunakan bahasa Indonesia. Hal ini bukan tanpa alasan, karena bahasa Indonesia dimengerti oleh semua sedangkan bahasa daerah hanya dimengerti oleh masyarakat daerah tertentu saja.
Dampak langsung dari globalisasi dan modernisasi salah satunya adalah perubahan sosial dan budaya yang terjadi di dalam kehidupan masyarakat. Perubahan sosial budaya dipengaruhi oleh banyak faktor yang dapat merubah struktur, fungsi, nilai, norma, pranata, dan semua aspek lainnya. Perubahan ini bisa terjadi pada salah satu anggota masyarakat atau seluruh lapisan masyarakat. Perubahan ini bisa dilakukan siapa saja, baik secara individu, sekelompok orang, maupun mayoritas masyarakat. Penerimaan masyarakat terhadap perubahan sosial budaya dapat dilihat dari perilaku masyarakat yang bersangkutan. Apabila perubahan sosial budaya tersebut tidak berpengaruh pada keberadaan atau pelaksanaan nilai dan norma maka perilaku masyarakat akan positif. Namun, jika perubahan sosial budaya tersebut menyimpang atau berpengaruh pada nilai dan norma maka perilaku masyarakat akan negatif.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar